Sabtu, 16 April 2011

Tugas Bahasa Inggris ( command and Request)


Kelompok 2
1.      Maya Ikhlasiyah
2.      Riri Sukriyati
3.      Hartati
4.      Yohana Simangunsong
5.      Anis Nurhayati
6.      Rini Pratiwi
7.      Ponidah
8.      Meryana

● DIALOG
A          : Do you like playing drum?
B          : Yes, I do. Since my childhood, I like playing drum very much
A          : Do you ever join drum course?
B          : Yes, I do, I ever join the drum course at Yamaha Music foundation
A          : What do you often play beside drum?
B          : I often play guitar
A          : I like guitar too, but I can’t play it, would u like to teach me play guitar?
B          : Yes, certainty
A          :Thanks, but play one song with your guitar for me, please.
B          : I’ll do, but you must sing!
A          : Oh no, I am shy, better let’s sing together!
B          : Ok, open the book behind you! There are many kind new songs
A          : Ok

Explanation        :
1.            Pada baris ke-7 dan ke-9 terdapat kalimat Request atau permintaan, ditunjukkan dengan             kalimat “would u like to…” yang mana kalimat tersebut berarti “maukah kamu       untuk…” sedangkan baris ke-9 kalimat Request atau permintaan juga namun dengan            kalimat yang berbeda, yaitu “play one song with your guitar for me, please..” yang             berarti, “maukah kamu memainkan satu lagu untukku..”

2.         Sedangkan dibaris ke-10 sampai dengan baris ke-12 terdapat kalimat Command atau      perintah, karena jelas terdapat kata-kata perintah seperti, “you must..”, “ let’s sing…”,      “open the book..”  yang artinya secara berurutan yaitu kamu harus.., mari bernyanyi..,       buka buku..





Your Call
waiting for your call, i'm sick, call i'm angry
call i'm desperate for your voice (CONDITION)
listening to the song we used to sing
in the car, do you remember
butterfly, early summer
it's playing on repeat, just like when we would meet (TIME)
like when we would meet

cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight

stripped and polished, i am new, i am fresh
i am feeling so ambitious, you and me, flesh to flesh
cause every breath that you will take
when you are sitting next to me
will bring life into my deepest hopes, what's your fantasy?
(what's your, what's your, what's your...)

cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight

and i'm tired of being all alone, and this solitary moment makes me want to come back home
(i know everything you wanted isn't anything you have)

cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight

cause i was born to tell you i love you
and i am torn to do what i have to, to make you mine
stay with me tonight




NOTE

Singer    :    John Joseph Vesel
Title     :           Your Call
Album :           Awake
Year     :           2007

ADVERBIAL CLAUSES

●       Time           :        just like when we would meet …   
●         Condition      :           i'm sick, i'm angry
                   i'm desperate for your voice
                       
           

         



Kamis, 10 Maret 2011

Jika Aku Punya Usaha Telkom


Visi
"Menjadi perusahaan terdepan di bidang Bisnis Telekomunikasi International sebagai bagian dari Telkom Group".
serta memberi manfaat bgi semua negara..

Misi

  1. Mewakili keberadaan Telkom in dunia internasional
  2. kesempatan bagi bisnis luar negeri Telkom Group 
  3. Memaksimalkan nilai dan pengembalian bagi seluruh stakeholders

Kamis, 17 Februari 2011

Pengantar Manajeman

Sebuah kehidupan di David fitness.
Setelah kami pahami dan kami cermati, ternyata terdapat berbagai faktor permasalahan dan tanpa di ketahui oleh seorang pemiliknya. Diaantaranya yaitu tenaga kerjanya yang kurang berkualitas, mereka hanya mementingkan kepribadian saja hingga ahirnya kerjaan lalai, dan tidak ada pembagian kerja. Mungkin akan lebih baik jika terdapat pembagian kerja. Sampai pada suatu hari terdapat kesalah pahaman antara karyawan satu dengan yang lainya hanya karena masalah kerjaan yang tidak adil.
Modal yang di keluarkan sebenarya cukup besar, namun itu semua tidak menjamin terkadang pengeluaran dan pendapatannya  tidak sesuai. Gaji karyawan yang tiap bulannya harus di bayarkan dan gaji para instruktur yang semakin naik, pemakaian listrik yang tiap bulannya harus di bayar. Setelah di perhitungkan penghasilan tiap bulannya hanyalah pas-pasan.
Dan bagaimanakah promosinya?
Promosi yang dilakukan adalah penyebaran brosur, dan mengadakan senam aerobik tiap hari minggu, semua diupayakan untuk meningkatkan kuwalitas dan kelancaran perusahaaan.
Karena pemilik terlalu sibuk di usaha lain maka fitnes tidak ada yang memegang. Sehingga kebersihan juga kurang terjaga, keuangan hanya di pegang oleh salah satu karyawannya, yang sudah di percayai pemiliknya
Do’akan semoga untuk hari berikutya lebih baik  ....amin..!

Jumat, 26 November 2010

ilmu budaya dasar

            BerharapEHARAP
DI ANTARA KEHENINGAN MALAM
KU TATAP SALAH SATU BINTAG
DAN KUTEMUKAN SEBUAH ANGAN
ANGGAN YANG TAK TENTU JUA
WAHAI PUJAAN HATI....                               
DIRIMULAH YANG SELALU AKU BAGGAKAN
KASIHKU YANG SELALU AKU IDAMKAN
DIRIMU YANG SELALU AKU IMPIKAN
NAMUN KINI KAU TLAH MENGHILANG   
MENTARI KINI SUDAH TAK BERSINAR LAGI
KEKASIH TLAH PERGI TINGGALKAN KU SENDIRI
YANG TERINDAH KINI SUDAH TAK KURASA LAGI
KU HANYA BERHARAP BILA DIRIMU KEMBALI
AKU MENUNGGUMU KASIH.........

                             PONIDAH
                         

Selasa, 23 November 2010

TUGAS < BERHARAP>

BERHARAP
DI ANTARA KEHENINGAN MALAM
KU TATAP SALAH SATU BINTAG
DAN KUTEMUKAN SEBUAH ANGAN
ANGGAN YANG TAK TENTU JUA
WAHAI PUJAAN HATI....               
DIRIMULAH YANG SELALU AKU BAGGAKAN
KASIHKU YANG SELALU AKU IDAMKAN
DIRIMU YANG SELALU AKU IMPIKAN
NAMUN KINI KAU TLAH MENGHILANG 
MENTARI KINI SUDAH TAK BERSINAR LAGI
KEKASIH TLAH PERGI TINGGALKAN KU SENDIRI
YANG TERINDAH KINI SUDAH TAK KURASA LAGI
KU HANYA BERHARAP BILA DIRIMU KEMBALI
AKU MENUNGGUMU KASIH.........

                                                PONIDAH
                                          

Minggu, 21 November 2010

ilmu budaya dasar

SENI BUDAYA JAWA TENGAH
Merupakan Kebudayaan Jawa merupakan salah satu sosok kebudayaan yang tua. Kebudayaan Jawa mengakar di Jawa Tengah bermula dari kebudayaan nenek moyang yang bermukim di tepian Sungai Bengawan Solo pada ribuan tahun sebelum Masehi. Fosil manusia Jawa purba yang kini menghuni Museum Sangiran di Kabupaten Sragen, merupakan saksi sejarah, betapa tuanya bumi Jawa Tengah sebagai kawasan pemukiman yang dengan sendirinya merupakan suatu kawasan budaya. Dari kebudayaan purba itulah kemudian tumbuh dan berkembang sosok kebudayaan Jawa klasik yang hingga kini terus bergerak menuju kebudayaan Indonesia.
Kata klasik ini berasal dari kata Clacius, yaitu nama orang yang telah berhasil menciptakan karya sastra yang mempunyai “nilai tinggi”. Maka karya sastra yang tinggi nilainya hasil karya Clacius itu dinamakan “Clacici”. Padahal Clacici adalah golongan ningrat/bangsawan, sedangkan Clacius termasuk golongan ningrat, oleh karena itu hasil karya seni yang mempunyai nilai tinggi disebut “seni klasik”.
Bengawan Solo bukan hanya terkenal dengan lagu ciptaan Gesang akan tetapi lebih daripada itu lembahnya terkenal sebagai tempat dimana banyak sekali diketemukan fosil dan peninggalan awal sejarah kehidupan di atas bumi ini.
Pada tahun 1891 Eugene Dubois menemukan sisa-sisa manusia purba yang diberi nama “Phitecanthropus Erectus” di daerah Trinil, Ngawi Karesidenan Madiun. Ternyata fosil-fosil itu lebih purba (tua) dan lebih primitif daripada fosil-fosil Neanderthal yang ditemukan di Eropa sebelumnya. Penggalian-penggalian diteruskan hingga pada sekitar tahun 1930-1931 ditemukan lagi fosil manusia di Ngandong dan di Kedungbrubus daerah Sangiran. Fosil ini lebih tua dari yang ditemukan di Jerman maupun di Peking. Berbeda dengan penemuan di bagian dunia lain, penemuan fosil-fosil pulau Jawa didapat pada semua lapisan Pleistoceen dan tidak hanya pada satu lapisan saja. Hingga nampak jelas perkembangan manusia sejak dari bentuk ‘keorangan’nya yang mula-mula (homonide), sedang dari bagian lain di dunia penemuan-penemuan itu tidak memberi gambaran yang sedemikian lengkap. Manusia purba itu diperkirakan hidup dalam kelompok-kelompok kecil bahkan mungkin dalam keluarga-keluarga yang terdiri dari enam shingga duabelas individu. Mereka hidup berburu binatang di sepanjang lembah-lembah sungai. Cara hidup seperti ini agaknya tetap berlangsung selama satu juta tahun. Kemudian diketemukan sisa-sisa artefak yang terdiri dari alat-alat kapak batu di sebuah situs di dekat desa Pacitan, dalam lapisan bumi yang berdasarkan data geologi diperkirakan berumur 800.00 tahun dan diasosiasikan dengan fosil Pithecanthropus yang telah berevolusi lebih jauh. Dengan demikian diperkirakan bahwa sejak paling sedikit 800.000 tahun yang lalu para pemburu di pulau Jawa sudah memiliki suatu kebudayaan.
Manusia dan kebudayaan merupakan suatu kesatuan yang erat sekali. Kedua-duanya tidak mungkin dipisahkan. Ada manusia ada kebudayaan, tidak akan ada kebudayaan jika tidak ada pendukungnya, yaitu manusia. Akan tetapi manusia itu hidupnya tidak berapa lama, ia lalu mati. Maka untuk melangsungkan kebudayaan, pendukungnya harus lebih dari satu orang, bahkan harus lebih dari satu turunan. Jadi harus diteruskan kepada anak cucu keturunan selanjutnya.
Kebudayaan Jawa klasik yang keagungannya diakui oleh dunia internasional dapat dilihat pada sejumlah warisan sejarah yang berupa candi, stupa, bahasa, sastra, kesenian dan adat istiadat. Candi Borobudur di dekat Magelang, candi Mendut, candi Pawon, Candi Prambanan di dekat Klaten, candi Dieng, candi Gedongsongo dan candi Sukuh merupakan warisan kebudayaan masa silam yang tak ternilai harganya. Teks-teks sastra yang terpahat di batu-batu prasasti, tergores di daun lontar dan tertulis di kitab-kitab merupakan khasanah sastra Jawa klasik yang hingga kini tidak habis-habisnya dikaji para ilmuwan. Ada pula warisan kebudayaan yang bermutu tinggi dalam wujud seni tari, seni musik, seni rupa, seni pedalangan,seni bangunan (arsitektur), seni busana, adat istiadat, dsbnya.
Masyarakat Jawa Tengah sebagai ahli waris kebudayaan Jawa klasik bukanlah masyarakat yang homogen atau sewarna, melainkan sebuah masyarakat besar yang mekar dalam keanekaragaman budaya. Hal itu tercermin pada tumbuhnya wilayah-wilayah budaya yang pada pokoknya terdiri atas wilayah budaya Negarigung, wilayah budaya Banyumasan dan wilayah budaya Pesisiran.
Wilayah budaya Negarigung yang mencakup daerah Surakarta – Yogyakarta dan sekitarnya merupakan wilayah budaya yang bergayutan dengan tradisikraton(Surakarta dan Yogyakarta). Wilayah budaya Banyumasan menjangkau daerah Banyumas, Kedu dan Bagelen. Sedangkan wilayah budaya pesisiran meliputi daerah Pantai Utara Jawa Tengah yang memanjang dari Timur ke Barat.
Keragaman budaya tersebut kondisi dasar yang menguntungkan bagi mekarnya kreatifitas cipta, ras dan karsa yang terwujud pada sikap budaya.
Di daerah Jawa Tengah segala macam bidang seni tumbuh dan berkembang dengan baik, dan hal ini dapat kita saksikan pada peninggalan-peninggalan yang ada sekarang.
Provinsi Jawa Tengah yang merupakan satu dari sepuluh DTW (Daerah Tujuan Wisata) di Indonesia dapat dengan mudah dijangkau dari segala penjuru, baik darat, laut maupun udara. Provinsi ini telah melewati sejarah yang panjang, dari jaman purba hingga sekarang.
Dalam usaha memperkenalkan daerah Jawa Tengah yang kaya budaya dan potensi alamnya, Provinsi Jawa Tengah sebagaimana provinsi-provinsi lain di Indonesia, mempunyai anjungan daerah di Taman Mini “Indonesia Indah” yang juga disebut “Anjungan Jawa Tengah”. Anjungan Jawa Tengah Taman Mini “Indonesia Indah” merupakan “show window” dari daerah Jawa Tengah.
Anjungan Jawa Tengah di Taman Mini “Indonesia Indah” dibangun untuk membawakan wajah budaya dan pembangunan Jawa Tengah pada umunya. Bangunan induk beserta bangunan lain di seputarnya secara keseluruhan merupakan kompleks perumahan yang dinamakan “Padepokan Jawa Tengah”, yang berarsitektur Jawa asli.
Bangunan induknya berupa “Pendopo Agung”, tiruan dari Pendopo Agung Istana Mangkunegaran di Surakarta, yang diakui sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa. Propinsi Jawa Tengah juga terkenal dengan sebutan “The Island of Temples”, karena memang di Jawa Tengah bertebaran candi-candi. Miniatur dari candi Borobudur, Prambanan dan Mendut ditampilkan pula di Padepokan Jawa Tengah. Padepokan Jawa Tengah juga merupakan tempat untuk mengenal seni bangunan Jawa yang tidak hanya berupa bangunan rumah tempat tinggal tetapi juga seni bangunan peninggalan dari jaman Sanjayawangça dan Syailendrawangça.
Pendopo Agung yang berbentuk ”Joglo Trajumas” itu berkesan anggun karena atapnya yang luas dengan ditopang 4 (empat) Soko guru (tiang pokok), 12 (dua belas) Soko Goco dan 20 (dua puluh) Soko Rowo. Kesemuanya membuat penampilan bangunan itu berkesan momot, artinya berkemampuan menampung segala hal, sesuai dengan fungsinya sebagai tempat menerima tamu. Bangunan Pendopo Agung ini masih dihubungkan dengan ruang Pringgitan, yang aslinya sebagai tempat pertunjukan ringgit atau wayang kulit. Pringgitan ini berarsitektur Limas. Bangunan lain adalah bentuk-bentuk rumah adat “Joglo Tajuk Mangkurat”, “Joglo Pangrawit Apitan” dan rumah bercorak “Doro Gepak”.
Sesuai dengan fungsinya Anjungan Jawa Tengah selalu mempergelarkan kesenia-kesenian daerah yang secara tetap didatangkan dari Kabupaten-kabupaten / Kotamadya di Provinsi Jawa Tengah di samping pergelaran kesenian dari sanggar-sanggar yang ada di Ibukota, dengan tidak meninggalkan keadiluhungan nilai-nilai budaya Jawa yang hingga kini masih tampak mewarnai berbagai aspek seni budaya itu sendiri, adat-istiadat dan tata cara kehidupan masyarakat Jawa Tengah.
Bangunan Joglo Pangrawit Apitan di Anjungan Jawa Tengah TMII terletak bersebelahan dengan sebuah panggung terbuka yang berlatar belakang sebuah bukit dengan bangunan Makara terbuat dari batu cadas hitam bertuliskan kata-kata “Ojo Dumeh” dalam huruf Jawa berukuran besar. Perkataan Ojo Dumeh mempunyai makna yang dalam, sebab artinya, “Jangan Sombong”, sebuah anjuran untuk senantiasa mampu mengendalikan diri, justru di saat seseorang merasa mempunyai keberhasilan. Di panggung inilah pengunjung dapat menyaksikan pergelaran acara khusus Anjungan yang biasanya merupakan acara-acara pilihan.